Pages

Senin, 31 Agustus 2015

Cara membuka situs yang diblokir di android melalui Hotspot Shield VPN

Sering browsing di android dan mengunjungi situs-situs penting dari google, tapi ternyata ketika mau dibuka tiba-tiba android memblokir website tersebut alhasil kita menjadi pusing karena mungkin diweb tersebut ada informasi penting yang mau kita ambil artikel atau informasinya untuk menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan tertentu.Hal ini terjadi karena ISP internet pada android kita sudah menentukan situs-situs yang tidak boleh dibuka atau dikunjungi.ISP internet di android kita memang sudah membuat fitur memblokir sebuah website yang mengandung hal negatif sehingga kita membuka website tertentu maka secara otomatis ISP internet di android kita memblokirnya.Namun hal ini membuat kita bertanya bagaimana cara membukanya agar tidak blokir oleh android tersebut.

Untuk membuka situs yang diblokir di android maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan cara menggunakan sebuah aplikasi tertentu.Aplikasi ini bernama Hotspot Shield VPN, untuk aplikasi Hotspot Shield VPN ini memang aman digunakan di perangkat android secara langsung.Selain itu kita tidak perlu mengganti provider internet yang kita gunakan di android kita karena secara langsung dan otomatis aplikasi Hotspot Shield VPN ini akan membuka situs yang diblokir tadi.Fitur dari aplikasi ini memang canggih dan nyaman serta tidak memberatkan sistem android itu sendiri.

Aplikasi ini memang sering disebut HSS, pada android aplikasi ini bisa digunakan secara free sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menggunakannya.Fungsi aplikasi ini selain untuk membuka situs yang diblokir juga dapat membantu memproteksi koneksi kita terhadap jaringan luar dalam melakukan online shopping atau transaksi online, jadi aplikasi ini memang kenyamanan dan keamanan terhadap penggunanya.Sehingga data-data anda aman saat kita sedang dalam kondisi online atau sedang terhubung ke internet.
Maka dari itu berikut cara membuka situs yang diblokir oleh pemerintah, speedy atau telkomsel menggunakan aplikasi HSS dibawah ini :
1. Silakan unduh Hotspot Shield VPN atau HSS di Play Store
2. Install dan buka ON-kan Full Protection
3. Selanjutnya berikan persetujuan bahwa anda mempercayai aplikasi ini dengan memberikan tanda ceklist pada kolom yang sudah disediakan pada notifikasi " Saya mempercayai aplikasi ini"
4. Silakan tunggu hingga aplikasi Hotspot Shield VPN ini benar-benar memproteksi koneksi internet android kamu.
5.Perhatikan icon pada status bar, kalau icon HSS ini sudah berwarna hijau dan ada icon kunci maka Hotspot Shield telah berhasil memproteksi koneksi internet android kamu.

Demikian cara membuka situs yang diblokir pemerintah, telkomsel atau speedy. Sekarang kamu sudah bebas untuk browsing secara online tanpa hambatan dan juga tanpa ada gangguan dari situs-situs yang diblokir. Mari gunakan internet untuk hal positif dan menambah informasi pengetahuan kita untuk masa depan yang lebih baik lagi.
Read more ...

Rabu, 24 Juli 2013

Kasih Sayang Seorang Ibu

Cucianmu sudah ibu cuci, Ni!? Kata ibuku ketika aku baru saja sampai di rumah. Aku segera beranjak memasuki kamarku dan melihat tempat cucian kotorku sudah kosong. Ah ibu, aku berusaha pulang cepat hari ini agar aku bisa mencuci baju-baju kotorku. ?Ibu tahu, kamu pasti lelah?. Aku hanya bisa tersenyum memandangi wajah renta ibuku.Diusianya yang lewat setengah abad, ibuku termasuk wanita yang sehat. Beliau masih mampu mencuci baju semua anggota keluarga. Bukan berarti kami malas mengerjakannya tapi karena ibuku punya kebiasaan unik yaitu tidak bisa melihat barang-barang kotor. Tangannya langsung bergerak membereskan apa saja yang tidak sedap dipandang.
Apa ibu nggak cape jika tiap hari selalu beres-beres, aku menggaji orang saja ya biar ibu bisa istirahat? kataku suatu hari. Ibu memandangku, ?Kamu nggak suka ya kalau bajumu ibu cucikan?. ?Aku sayang sama ibu, aku nggak tega melihat ibu bekerja keras tiap hari?, aku berusaha membujuknya untuk menerima saranku. ?Ibu senang kalau diusia ibu sekarang, ibu masih mampu mengurusmu, mencucikan pakaianmu dan adikmu atau menyiapkan sarapanmu tiap pagi?. Yah..aku tak pernah lupa, jika hari libur kantorku hari sabtu dan minggu, ibu selalu menyiapkan nasi goreng daun mengkudu dan telor ceplok kesukaanku.
Aku ingat sebuah pepatah ?Seorang ibu bisa mengurus sepuluh orang anak, tapi sepuluh orang anak belum tentu mampu mengurus seorang ibu? . Aku termenung sendirian dikamarku, diusiaku yang beranjak dewasa, aku merasa belum pernah sekalipun membahagiakannya. Pernah suatu kali, aku membelikan pakaian untuknya, tapi ibuku malah balik bertanya ?Kamu sendiri beli nggak? Kalau kamu nggak beli, baju ini untuk kamu saja. Baju ibu masih banyak kok?, ibuku tak mau menerima. Esoknya aku beli baju lagi agar ibu mau menerima pemberianku.
Ibu sudah bahagia melihat anak-anak ibu berhasil? kata beliau suatu kali ketika aku menanyakan apa yang bisa aku perbuat untuk membuatnya bahagia. ?Melihat kamu dan kakak-kakakmu bisa mencari uang sendiri dan kamu bisa rukun dengan saudara-saudaramu, itulah kebahagian ibu? Aku teringat kakak-kakaku, alhamdulillah mereka semua sudah mempunyai penghasilan sendiri, hanya adikku yang masih kuliah.
Kasih anak sepanjang jalan, kasih ibu sepanjang hayat . Apapun yang sudah kita buat belum apa-apa dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang telah diberikan pada kita.Ya Alloh , curahkan kasih sayang-Mu pada kedua orang tuaku, teramat khusus untuk ibu. Allahummaghfirlanaa wali-waalidainaa warhamhumaa kamaa rabbayanii shaghiiraa. Amiin
Untuk Ibunda tercinta, I always love you.
Read more ...

Kamis, 07 Maret 2013

Kisah 7 Tokoh dan Ilmuwan yang Mati Akibat Karyanya Sendiri

Teknologi memang bisa memberikan kemudahan. Namun bila tak hati-hati, ia juga bisa membahayakan penggunanya.
Bak ‘pagar makan tanaman’, inovasi dan teknologi ternyata juga bisa mencelakakan, bahkan merenggut nyawa tuannya. Akhir September lalu, Jimi Heselden, pemilik perusahaan yang memproduksi Segway, sebuah kendaraan semacam scooter yang populer di AS, tewas saat menumpangi kendaraan beroda dua itu.
Discovery mengumpulkan kisah-kisah para penemu atau pemilik inovasi, yang tewas secara tragis oleh produk besutan mereka sendiri. Berikut ini para penemu atau pemilik inovasi yang tewas oleh inovasinya sendiri.
1. James Heselden
Pada 26 September 2010, James Heselden, pemilik perusahaan Inggris Hesco Bastion, perusahaan yang memproduksi Segway, meninggal akibat mengendarai kendaraan roda dua itu. Menurut saksi mata, pria berusia 62 tahun itu terjatuh dari Segway dan tergelincir ke dalam jurang berkedalaman 30 kaki, hingga akhirnya jasad dan Segway-nya ditemukan di sungai, di dekat kediamannya di West Yorkshire, Inggris.

Ironisnya, kecelakaan tragis ini cuma selang sehari sebelum pengumuman sebuah riset yang mengungkapkan peningkatan angka kasus cidera akibat kecelakaan Segway, yang mayoritas korbannya adalah para pengendara Segway baru yang belum berpengalaman.
2. Harry Houdini
Siapa tak kenal dengan pesulap kondang ini. Harry Houdini, bukanlah pesulap yang menggunakan metoda tradisional. Ia terkenal dengan berbagai trik jenius yang ia ciptakan. Namun, ternyata Houdini meninggal akibat penyakit usus buntu gara-gara memamerkan trik fisik kepada penggemarnya.

Sebelum memulai sebuah pertunjukan, dikabarkan dua orang mahasiswa meminta Houdini untuk memperagakan trik kekuatan fisik, yakni menyerap pukulan-pukulan yang dilayangkan pada tubuh bagian atasnya tanpa terluka.
Karena menuruti permintaan itu, penyakit usus buntu yang telah diidap Houdini makin meradang dan bertambah parah. Pada 31 Oktober 1926, Houdini yang saat itu berusia 52 tahun, meninggal akibat operasi usus buntunya gagal. Houdini dikubur dibaringkan pada kotak tempat ia biasanya mempertontonkan trik ilusi terkenalnya: “buried alive (dikubur hidup-hidup)”.
3. Marie Curie
Berkat penemuannya, Marie Curie menjadi wanita pemenang penghargaan Nobel pertama sekaligus menjadi orang pertama yang memenangkan dua penghargaan Nobel sekaligus. Namun, Curie juga merupakan korban dari penemuan dan eksperimennya sendiri: unsur radioaktif. Marie menemukan dua unsur radioaktif radium dan polonium. Ia giat sekali menggunakan radon, gas yang dihasilkan oleh unsur radium, untuk penyembuhan penyakit bagi para serdadu yang terluka pada perang dunia pertama.

Belakangan, baru diketahui bahwa radon memiliki sisi yang mematikan. Setelah sekian lama berinteraksi dengan unsur mematikan itu, perlahan kesehatannya terus menurun. Akhirnya Curie meninggak pada 4 Juli 1934, di usia ke-66 tahun.
Ia meninggal akibat anemia aplastic, sebuah kondisi di mana sumsum tulang tidak lagi memproduksi sel darah yang baru. Hari ini dunia medis mencatatnya sebagai akibat dari paparan radiasi.
4. Thomas Andrews
Thomas Andrews adalah salah seorang arsitek kapal Titanic, asal Irlandia yang saat itu berusia 39 tahun. Sebagai seorang pembuat kapal yang bertugas mengawal kapal besutannya, Andrews turut dalam perjalanan perdana Titanic.

Pada 15 April 1912, akhirnya, sampai akhir hayatnya, Thomas pun ‘mengiringi’ ajal kapal besar itu bersama para penumpang lainnya.
5. Horace Lawson Hunley
Hunley adalah seorang legislator, pengacara, sekaligus insinyur marinirbagi tentara konfederasi AS. Dan penemuan terkenalnya adalah: kapal selam, yang digunakan pada perang saudara Amerika Serikat.
Namun, saat itu penemuan Hunley memang belum memiliki standar pengamanan yang cukup bagi manusia. Lima dari sembilan anak buah kapal selam saat itu, meninggal pada misi penyelaman perdana.
Pada 15 Oktober 1863, Hunley sendiri pada akhirnya turut ambil bagian pada ujicoba kedua, yakni dengan misi penyerangan terhadap pemblokiran kelompok Union di Charleston Harbour. Pada ujicoba kedua ini, semua kru kapal selam termasuk Hunley yang saat itu berusia 40 tahun, meninggal.
Tentara-tentara konfederasi berhasil mengambil bangkai kapal selam dan memperbaiki kapal selam ini. Pada ujicoba ketiga, akhirnya kapal selam berhasil menenggelamkan sebuah kapal milik Union.  Sayangnya, keberhasilan itu tak dapat dirayakan oleh para kru, mengingat pada akhirnya kapal selam itu tiba-tiba tenggelam bersama seluruh krunya. Setelah hilang selama 132 tahun, akhirnya jenazah Hunley ditemukan di dasar Samudra Atlantik, di dekat Charleston Harbour.
6. Alexander Bogdanov
Tak banyak yang mengenal nama ini. Namun, temuannya sangat penting bagi dunia kedokteran: transfusi darah. Bogdanov, yang juga seorang ekonom, profesor, dokter, dan pendiri Bolshevisme, mencoba untuk menyediakan transfusi darah secara terus menerus.
Pada 1928, Bogdanov berhasil mengujikan alat transfusi ini pada dirinya hingga 11 kantung. Namun, yang ke 12 ternyata fatal, Bogdanov kemudian meninggal. Para peneliti terbelah mengenai penyebab meninggalnya ilmuwan 55 tahun itu. Ada yang mengatakan ia terkena penyakit infeksi darah, inkompatibitas jenis darah, atau bahkan bunuh diri.
7. William Bullock
William Bullock adalah pria kelahiran New York, tahun 1813, yang menemukan alat press cetak putar. Alat ini bekerja mengepres dengan memutar rol kertas secara kontinyu.
Kisah legenda yang berkembang, kemudian menyebutkan Bullock secara tak sengaja tubuhnya tertarik oleh putaran mesin. Kakinya luka oleh mesin ini. Belakangan pria yang saat itu berusia 54 tahun itu, mengalami infeksi dan tak lama kemudian ia meninggal dengan kakinya yang telah membusuk.
Narasumber : Lukas Shinanjaya
Catatan Editor : foto-foto dari berbagai sumber
Read more ...

Minggu, 24 Februari 2013

Kebohongan Ibu



Renungan HarianSeorang ibu dalam hidupnya membuat  kebohongan.
1. Saat makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, “Cepatlah makan, ibu tidak lapar.”
2. Waktu makan, Ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, “ibu tidak suka daging, makanlah, nak..”
3. Tengah malam saat  dia sedang menjaga anaknya yang sakit, Ia berkata,”Istirahatlah nak, ibu masih belum ngantuk..”
4. Saat anak  sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia  berkata, “Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang.”
5. Saat anak sudah sukses, menjemput ibunya untuk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, “Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal di sana.”
Saat menjelang tua, ibu sakit keras,  anaknya akan menangis, tetapi ibu masih bisa tersenyum sambil berkata, “Jangan menangis, ibu tidak apa apa.” Ini adalah kebohongan terakhir yang dibuat ibu.
Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu selalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Semoga semua anak di dunia ini bisa menghargai setiap kebohongan seorang ibu yang sebenarya bukanlah suatu kebohongan tapi cinta dan pengorbanan kepada anak yang sangat dicintainya….karena beliaulah sosok nyata yang dikirim TUHAN untuk menjaga kita. I Love You, Mom
Read more ...

kisah nyata pengorbanan Ibu terhadap anaknya

Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang. Setelah Gempa itu mereda, ketika tim penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayatnya melalui celah-celah. Tapi entah bagaimana posenya aneh bahwa dia berlutut seperti orang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan memegang suatu benda. runtuhan rumah telah jatuh mengenai punggung dan kepalanya.

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita. Dia berharap bahwa wanita ini bisa masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menyatakan bahwa dia telah meninggal . Dia dan seluruh tim meninggalkan rumah ini dan akan mencari bangunan runtuh berikutnya.

Untuk beberapa alasan, pemimpin tim terdorong oleh suatu kekuatan yang menariknya untuk kembali ke rumah wanita yang sudah meninggal tadi. Sekali lagi, dia berlutut dan melalui celah-celah sempit untuk mencari ruang kecil di bawah mayat. Tiba-tiba, ia berteriak dengan anak kegembiraan, "A! Ada seorang anak! "Seluruh tim bekerja bersama-sama; dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda-benda rusak di sekitar wanita mati. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus dalam selimut bunga di bawah mayat ibunya.

Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan besar untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk menjadi tameng untuk melindungi anaknya. Anak kecil itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya. Dokter medis datang dengan cepat untuk memeriksa anak kecil. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, "Jika kau dapat bertahan hidup, kau harus ingat bahwa aku mencintai Engkau." ponsel ini kemudian berkeliling dari satu tangan ke tangan lain. Setiap orang yang membaca pesan tersebut menangis. "Jika kau dapat bertahan hidup, Anda harus ingat bahwa aku mencintaimu." sungguh ini adalah kasih ibu untuk anaknya!

[Image: Cinta+Sejati++Seorang+Ibu.jpg]

Artikel Aslinya dalam bahasa inggris :

This is a true story of Mother’s Sacrifice during the Japan Earthquake. After the Earthquake had subsided, when the rescuers reached the ruins of a young woman’s house, they saw her dead body through the kracks. But her pose was somehow strange that she knelt on her knees like a person was worshiping; her body was leaning forward, and her two hands were supporting by an object. The collapsed house had crashed her back and her head.

With so many difficulties, the leader of the rescuer team put his hand through a narrow gap on the wall to reach the woman’s body. He was hoping that this woman could be still alive. However, the cold and stiff body told him that she had passed away for sure. He and the rest of the team left this house and were going to search the next collapsed building.

For some reasons, the team leader was driven by a compelling force to go back to the ruin house of the dead woman. Again, he knelt down and used his had through the narrow kracks to search the little space under the dead body. Suddenly, he screamed with excitement,” A child! There is a child! “ The whole team worked together; carefully they removed the piles of ruined objects around the dead woman. There was a 3 months old little boy wrapped in a flowery blanket under his mother’s dead body.

Obviously, the woman had made an ultimate sacrifice for saving her son. When her house was falling, she used her body to make a cover to protect her son. The little boy was still sleeping peacefully when the team leader picked him up. The medical doctor came quickly to exam the little boy. After he opened the blanket, he saw a cell phone inside the blanket. There was a text message on the screen. It said,” If you can survive, you must remember that I love you.” This cell phone was passing around from one hand to another. Every body that read the message wept. ” If you can survive, you must remember that I love you.” Such is the mother’s love for her child!!

jadi sedih betapa sayangnya seorang ibu kepada seorang anak :(
Read more ...

Cinta Sejati Seorang Ibu


Kasih Sejati Seorang Ibu [wargatama.blog.com]
"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang kearah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga.
Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak sambil berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."
Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Iapun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,"Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.
Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia." kata sang ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia
mengorbankan ini semua padaku, ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya." Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah... bahwa sang ibu tidak memiliki telinga.
"Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?" Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati.
Renungan :
Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.
Read more ...

Ibu yang Tidak Mau Menyakiti Anaknya


Pada suatu waktu, seorang ibu muda membawa anaknya yang masih bayi ke tempat kolam pemandian umum. Setibanya di sana, ia memandikan anaknya, memakaikan baju dan membaringkannya di tepi kolam itu. Si ibu muda itu juga ingin mandi. Ia lalu turun ke kolam, anaknya berbaring sendirian di tepi kolam.
Seorang wanita melewati jalan di tepi kolam, ketika ia melihat bayi yang sedang terbaring sendirian, ia tertarik dan berhenti, memperhatikan bayi mungil itu dengan seksama.
Melihat ibunya yang sedang mandi, wanita itu berkata : “Saudariku, saya senang melihat bayimu ini. Bolehkah saya memegangnya sebentar saja?”
Si ibu muda tidak melarangnya.
Kemudian wanita itu bertanya lagi :
“Bolehkah saya menggendong bayi ini?”
Ibu muda itu menjawab : “Boleh saja, silahkan.”
Wanita itu menggendong bayi itu sebentar, lalu dengan segera ia membawa anak itu pergi.
Si ibu muda yang melihat anaknya dibawa pergi oleh wanita itu, cepat-cepat keluar dari kolam dan mengejar wanita yang membawa bayinya itu. Ibu muda itu lalu menarik tangan wanita tersebut dan meminta bayinya, wanita itu tidak mau memberikannya, bahkan ia mengakui bahwa bayi itu anaknya. Sebaliknya, ia malahan menuduh ibu muda itu mau mencuri anaknya.
Kedua wanita itu bertengkar, memperebutkan bayi mungil itu. Akhirnya mereka sampai di Gedung Pertemuan, dimana Pertapa Mahaushada berada, beliau adalah pertapa yang adil dan bijaksana. Kedua wanita itu lalu menghadap kepada pertapa tersebut, dan menceritakan apa yang telah terjadi.
Sesudah mendengar cerita keduanya, pertapa itu bertanya :
“Apakah kalian berdua akan dapat menerima keputusan saya?”
Mereka menjawab : “Ya, tuanku.”
Pertapa itu lalu membuat sebuah garis lurus di tengah ruangan. Ia lalu membaringkan bayi itu di tengah-tengah garis tersebut. Ia lalu meminta kedua wanita itu berdiri, yang satu di kepala si bayi dan lainnya di kaki si bayi. Kemudian ia meminta kedua wanita itu mengangkat bayi tersebut, wanita itu memegang kaki si bayi, dan ibu muda itu diminta untuk memegang lengan bayinya.
Setelah kedua-duanya sudah memegang lengan dan kaki bayi tersebut, pertapa meminta mereka untuk saling menarik lengan dan kaki bayi tersebut. Dengan segera bayi itu menangis kesakitan. Ibu muda itu segera berhenti menarik dan melepaskan bayinya, ia menangis tersedu-sedu.
Pertapa Mahaushada berbalik ke kerumunan orang yang ada di ruangan gedung itu dan bertanya : “Apakah kasih seorang ibu adalah kasih yang penuh dengan kelembutan terhadap anaknya ataukah ada kasih yang lain?”
Mereka menjawab :
“Tentu saja, kasih seorang ibu, adalah kasih yang penuh dengan kelembutan terhadap anaknya.”
Pertapa itu bertanya lagi :
“Kemudian, siapakah ibu yang sejati; wanita yang melepaskannya ataukah yang menariknya dengan kencang?”
Orang-orang itu menjawab :
“Ibu sejati adalah wanita yang melepaskan anaknya, karena ia tidak ingin menyakitinya.”
Segera saja ibu yang sejati itu mengambil anaknya dari wanita itu, lalu menciuminya dengan penuh kasih. Setelah berterima kasih kepada pertapa yang bijaksana dan kepada orang-orang yang ada di ruangan itu, kemudian ia pergi. Wanita yang mengambil bayi itu merasa malu dan menyadari perbuatannya yang buruk. Ia amat menyesal.
Cerita ini menjelaskan tentang kebenaran yang abadi, bahwa seorang ibu tidak akan pernah menginginkan anaknya menderita sedikitpun.
Di sini, ibu muda itu tidak ingin melukai anaknya meskipun ia menghadapi kenyataan, bahwa anaknya akan dapat diambil oleh wanita lain.
Kasih seorang ibu adalah kasih sayang yang suci dan murni, ia selalu menginginkan anaknya berbahagia.
Read more ...